|
|
Seni | TANYA JAWAB | INSTRUKSI Pasien | Dokter | INJEKSI-LEMAK | Kecilkan payudara | Lipo diIndonesia | NEWS | ||
|
|
State of Art | FAQ | [nstruction | E.Djuanda,MD | FAT-INJECTION | Breast Reduction | LIPONEWS |
Perbedaan Liposuction dengan Liposculpturing
Beberapa dokter mengatakan melakukan liposculpturing, bukan liposuction. Hal ini dipopulerkan dengan ungkapan Dr Fournier yang menyatakan; "liposuction is easy, but liposculpturing is difficult....."
Fournier mengatakan ini setiap kali beliau mengajar dokter-dokter di seluruh dunia, maksudnya supaya para dokter lebih memperhatikan hasil kerjanya, bukan hanya puas mengeluarkan lemak, tetapi juga "membentuk" tubuh pasien. Pada kenyataannya semua dokter melakukan liposculpturing pada waktu mengerjakan liposuction. Jadi tidak ada perbedaan antara liposuction dengan liposculpturing, yang terpenting adalah HASIL AKHIR yang dicapai.
Kadang-kadang dokter menekankan pada "sculpturing" guna menunjukkan bahwa yang dilakukannya adalah "berbeda" dengan dokter lainnya (padahal tidak).
Yang pasti bahasa resmi yang diterima oleh masyarakat kedokteran seluruh dunia adalah LIPOSUCTION, Upaya mengganti nama liposuction bukan hanya satukali, sebelumnya ada upaya dokter bedah plastik menggunakan istilah suction-lipectomy, guna menunjukkan bahwa liposuction adalah bagian dari lipectomy yang sudah berpuluh tahun dikerjakan dokter bedah plastik. Nama ini tidak populer, antara lain disebabkan karena liposuction ditemukan bukan oleh dokter plastik, dan yang mengembangkannya pertama kali di Amerika Serikat adalah dokter spesialis kulit yang semua menggunakan istilah "liposuction" .Para dokter yang mempopulerkan liposuction lebih senang menggunakan istilah "liposuction" sampai akhirnya sudah menjadi istilah baku dalam jurnal-jurnal kedokteran maupun di mass media umum.